BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Jumat, 22 Oktober 2010

FORMAT AUDIO

Format audio bergantung pada teknologi yang digunakan, format audio tersebut antara lain :

  • MP3

MP3 (MPEG, Audio Layer 3) menjadi format paling populer dalam musik digital. Hal ini dikarenakan ukuran filenya yang kecil dengan kualitas yang tidak kalah dengan CD audio. Format ini dikembangkan dan dipatenkan oleh Fraunhofer Institute. Dengan bitrate 128 kbps, file MP3 sudah berkualitas baik. Namun MP3 Pro-format penerus MP3-menawarkan kualitas yang sama dengan bitrate setengah dari MP3. MP3 Pro kompatibel dengan MP3. Pemutar MP3 dapat memainkan file MP3 Pro-namun kualitas suaranya tidak sebagus peranti yang mendukung MP3 Pro.

  • WAV

WAV adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris waveform audio format merupakan standar format berkas audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM. WAV merupakan varian dari format bitstream RIFF dan mirip dengan format IFF dan AIFF yang digunakan komputer Amiga dan Macintosh. Baik WAV maupun AIFF kompatibel dengan sistem operasi Windows dan Macintosh. Walaupun WAV dapat menampung audio dalam bentuk terkompresi, umumnya format WAV merupakan audio yang tidak terkompres

  • AAC

AAC adalah singkatan dari Advanced Audio Coding. Format ini merupakan bagian standar Motion Picture Experts Group (MPEG), sejak standar MPEG-2 diberlakukan pada tahun 1997. Sample rate yang ditawarkan sampai 96 KHz-dua kali MP3. Format ini digunakan Apple pada toko musik online-nya, iTunes. Kualitas musik dalam format ini cukup baik bahkan pada bitrate rendah. iPod, pemutar musik digital portabel dari Apple, adalah peranti terkemuka yang mendukung format ini.

  • WMA
Format yang ditawarkan Microsoft, Windows Media Audio (WMA) ini disukai para vendor musik online karena dukungannya terhadap Digital Rights Management (DRM). DRM adalah fitur untuk mencegah pembajakan musik, hal yang sangat ditakuti oleh studio musik saat ini. Kelebihan WMA lainnya adalah kualitas musik yang lebih baik daripada MP3 maupun AAC. Format ini cukup populer dan didukung oleh peranti lunak dan peranti keras terbaru pada umumnya
  • OGG VORBIS

Vorbis adalah metode kompresi audio lossy gratis dan open source yang diprakarsai oleh Yayasan Xiph.org dengan tujuan untuk menggantikan format MP3. Karena hasil kompresi Vorbis biasanya disimpan dalam kontainer Ogg, maka Vorbis juga sering disebut Ogg Vorbis.


Pengembangan Vorbis dimulai September 1998, didorong dengan pengumuman dari Fraunhofer Gesellschaft bahwa mereka akan mulai menarik biaya lisensi format MP3. Christopher "Monty" Montgomery memelopori sebuah proyek yang didukung oleh para pengembang lainnya. Pada tanggal 19 Juli 2002, versi stabil 1.0 Vorbis dirilis.

Versi resmi terakhir adalah 1.1.2 yang dirilis 2005-11-28, tetapi ada varian-varian yang lebih disempurnakan, terutama aoTuV, yang memberikan kualitas suara yang lebih baik dibanding versi resmi Vorbis, khususnya pada bitrate rendah. Source code dari rilis Xiph.Org tersedia dari halaman unduh resmi Xiph.Org.


Format Ogg Vorbis terbukti populer di antara pendukung perangkat lunak gratis. Mereka berpendapat bahwa kualitas suaranya yang lebih baik dan sifatnya yang sepenuhnya gratis, tidak terikat paten, membuat format ini sangat cocok untuk menggantikan format-format yang terpaten dan terbatas seperti MP3 dan AAC. Tetapi MP3 sudah sangat luas digunakan sejak pertengahan 1990-an, dan di tahun 2007 terus mendominasi industri elektronik komsumer. Dari berbagai produk konsumer yang mendukung audio dijital dengan kompresi lossy, semuanya mendukung MP3, dan relatif lebih sedikit yang mendukung format alternatif seperti Ogg Vorbis.

Dalam sektor komersial, dukungan Vorbis makin meningkat. Banyak permainan video umum seperti Unreal Tournament dan Grand Theft Auto: San Andreas menyimpan suara-suara permainan dalam format Vorbis. Perangkat lunak pemain audio semuanya dapat memainkan Ogg Vorbis, baik secara langsung (native) maupun menggunakan plugin eksternal. Banyak situs web menggunakannya, seperti Jamendo dan Mindawn, bahkan beberapa radio siaran nasional seperti CBC Radio, JazzRadio, dan Virgin Radio.

  • Real Audio

Salah satu format yang biasa ditemukan pada bitrate rendah. Format dari RealNetworks ini umumnya digunakan dalam layanan streaming audio. Pada bitrate 128 kbps ke atas RealAudio menggunakan standar AAC MPEG-4.

  • MIDI

Format audio satu ini lebih cocok untuk suara yang dihasilkan oleh synthesizer atau peranti elektronik lainnya, tetapi tidak cocok untuk hasil konversi dari suara analog karena tidak terlalu akurat. File dengan format ini berukuran kecil dan sering digunakan dalam ponsel sebagai ringtone.

  • M4B

Ada pertanyaan dari seorang kawan, apa itu format m4b.

Karena memang tidak pernah menggunakannya, coba2 gooling saja.
Ternyata format ini pada dasarnya adalah serupa dengan m4a.

M4a adalah file audio, yang mempergunakan kompresi audio MPEG-4.
Mirip dengan kompresi format file video .mp4, tetapi tidak ada bagian filemnya.

Ada pula versi lainnya, yaitu m4p. File ini mengandung proteksi hak cipta. Contohnya toko iTunes menjual file-file lagunya dengan akhiran .m4p (p-nya mungkin untuk protected?).

Biasanya adalah file audio untuk podcast ataupun audiobook.

Adapun kelebihan dari format m4b ini, adalah fasilitas untuk membuat bookmark. Sehingga kita bisa mencari bagian yang ditandai dengan cepat.

Silahkan gunakan iTunes, ataupun iPod, ataupun software dan hardware yang mendukungnya

Itulah beberapa jenis format audio, semoga bermanfaat.......



0 komentar: